Attention please….

     Apakah sekarang Anda sudah bekerja? Ataukah Anda masih mengenyam pendidikan formal? Kuliah? SMA? SMP? Di kondisi manapun Anda sekarang, pertanyaannya adalah sama yaitu “Apakah Anda masih ingat semua pelajaran yang guru/dosen ajarkan?”. Jika iya, Anda benar-benar jenius. Tapi kebanyakan orang pasti banyak yang terlupa. Apalagi rumus-rumus fisika dan kimia. Ya kan?…

Begitu juga dengan bahasa Arab.

     Dari mana saja Anda belajar bahasa Arab, dengan metode apa/siapa saja, saya pikir akan cepat hilang jika tidak dilakukan/diimplementasikan.

     Sama halnya dengan blog ini… Jika Anda hanya membaca saja dari blog ini… dan berkata “itu benar!”, dan bertanya “bagaimana ya kok bisa begitu?”, tanpa disertai menulis atau mencoba menjawab latihan terlebih dahulu (dengan menulis pada sebuah kertas/buku), saya yakin ilmu Anda tidak akan bertahan lama.

     Dan ingatlah, jika seorang murid belajar bahasa Arab di sekolahnya, semua pengorbanan waktu untuk datang ke sekolah, mengerjakan tugas di rumah, duduk di kelas, insyaallah akan diberi ganjaran sebagai ibadah. Sebab semuanya digunakan untuk belajar bahasa Al qur’an untuk mencintai Al qur’an, tidak ada alasan lain, tidak ada dunia di sini, yang ada hanya akhirat karena kita mencintai Allah.

Berikut uraian brother Asif (pemateri dalam video di lqtoronto.com) ketika beliau menyampaikan materi ke sembilan:

     Mari kita mohon agar setiap nafas kita adalah nafas yang spesial, yang kita hirup dan yang keluar adalah nafas yang terbaik. Ya Allah, jadikan aku seorang bintang (bukan hollywood, bukan bollywood karena itu adalah bencana). Star ibarat seseorang yang membimbing orang lain, selalu dekat dengan Allah (Muqarrabin). Ilmu adalah cahaya (العِلْمُ نُوْرٌ), Jadilah parwana = serangga yang mengorbankan dirinya untuk dapat cahaya. Di mana ada cahaya ia akan pergi kesana.

Kita lihat koloni parwana. Jika lampu hidup, maka mereka akan pergi untuk mencari cahaya tersebut, bahkan mereka mengorbankan diri mereka. Bagaimana dengan kita ?

Tidak, seharusnya jawabannya, adalah saya akan mengerjakannya sekarang!!

Ia menjawab, “sebelum saya tidur (pada hari yang sama) saya harus menyelesaikan PR, walaupun saya harus tidur terlambat.”

Kelas ini adalah kesempatan terbaik Anda, apakah anda akan menjadi parwanna atau anda akan mundur? Saya berharap anda bisa bersemangat dengan keterangan ini. Allah telah memberi anda tanggung jawab, Allah telah memberikan dinul Islam, bagaimana kita mengisinya?

Mudah-mudahan Allah akan membuat kita sukses dalam misi kita, Insya Allah.

…..وَمَنْ سَلَكَ طَرِيْقًا يَلْتَمِسُ فِيْهِ عِلْمًا سَهَلْ اللهُ لَهُ بِهِ طَرِيْقًا إِلَى الجَنَّةِ

..dan barangsiapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya dengannya (ilmu itu) jalan ke surga.
(Hadits dari Riyadhus Shalihin no 1389)

     Metode DR Abdurrahim ini sangatlah menarik. Di awal-awal kita mulai dengan sesuatu yang sangat simple. Kemudian kita akan masuk kedalam dan makin dalam. Semakin complicated sesuatu maka akan semakin menarik. Arabic seperti matematik, scientific dan semuanya logic. Arabic benar2 bahasa yang begitu indah. Ia mudah untuk dipelajari, ingat! : mudah untuk dipelajari, tetapi kuncinya adalah bekerja keras. Jika Anda tidak bekerja keras anda akan menemukan kesulitan

Keep Spirit…

Categories: Uncategorized | Tags: , , , , | 1 Comment

Latihan Soal Pelajaran 10 (Buku I)

1. Coba Arabkan…(asumsi: kamu bergender laki2)
Siapa Namamu (lk) ? Nama saya Yasir
Dari mana asalmu ? Saya dari Yaman
Apa bahasamu ? Bahasa saya bahasa Arab
Dimana Bapakmu ? Bapak saya di Yaman
Dimana Ibumu ? Ibu saya juga di Yaman
Apakah kamu mempunyai saudara (lk) ? Ya, saya mempunyai satu saudara (lk)
Apakah kamu mempunyai saudara (pr) ? ya, saya mempunyai satu saudara (pr)
Apakah kamu mempunyai mobil? Tidak, sy tidak memp mobil
Apakah kamu mempunyai sepeda? Benar saya mempunyai sepeda
Apakah kamu mempunyai pena? Benar, sy mempunyai pena
Apakah kamu mempuyai buku catatan? Tidak, saya tidak punya buku catatan
Apakah bapakmu pedagang? Tidak, dia adalah Insinyur


2. jawablah berdasarkan percakapan pada pelajaran kesepuluhu part II.

من أين محمد؟
ما لغته؟
أين أبوه؟
أين أمه؟
من أين حمزة؟
ما لغته؟
أين أبوه ؟
أين زينب؟
أين زوجها؟
أزوجها مدرِس؟



3. Isilah titik dibawah ini dengan dhomir muttasil (ه/ها)yang tepat. Jika perlu, beri harokat, terjemah dan irob

هذه البنت طالبة. اسم….. زينب.
محمد طبيب. وابن….. مهندس.
هذا الرجل تاجر كبير. اسم…..عبد الله.
آمنة في الغرفة وأم….. في المطبخ.
عائشة طبيبة و أخت….. ممرضة.



4. Jawablah seperti contoh!

قَلَمٌ — هَذَا قَلَمِيْ — هَذَا قَلَمُكَ — هَذَا قَلَمهُ — هَذَا قَلَمُهَا
كِتَابٌ
سَرِيْرٌ
اِسْمٌ
منديلٌ
ابْنٌ
سيّارةٌ
مفتاحٌ
يدٌ



5. Terjemahkan dan irob

لِيْ أُخْتٌ وَاحِدَةُ.
أَلَكَ أَخٌ؟ لاَ، مَا لِي أَخٌ.
اُخْتِي لَهَا طِفْلٌ صغيرٌ
زَمِيْلي له أخٌ و أُخْتٌ



6. Buat ke bahasa arab dan irob
a. Telah keluar Hamid bersama Khalid
b. Telah pergi dokter bersama Insinyur
c. Telah duduk guru bersama direktur/kep sek
d. Siapa yang bersamamu Ya ali? Bersama saya temanku
e. Aminah bersamanya suaminya
f. Telah keluar bapakku dari rumah. Siapa yang telah keluar bersama dia? Telah keluar dia bersama dia pamanku


7. Beri harokat, terjemah, dan irob

أبي و أمّي في البيت
أين أبوك يا حامد؟ ذهب إلى السّوق
أأخوك طبيب ؟ لا، هو مدرس
زينب في الرياض. أخوها في الطائف و أبوها في المدينة المنورة
هذا الطالب أبوه و زير وأخوه تاجر كبير.
ذهب أخي إلى المدرسة و ذهب أبي إلى الجامعة.



8. Beri harokat!!
خالد, حمزة, عمار, أنس, معاوية, حامد, أسامة, عكرمة, عبّاس, محمد, طلحة

Selamat mencoba menjawab…





































Silakan dicicikkan dengan jawaban Anda
1.
Siapa Namamu (lk) ? Nama saya Yasir
مَا اسْمُكَ؟ اِسْمِيْ يَاسِرٌ
Dari mana asalmu ? Saya dari Yaman
مِنْ أَيْنَ أَنْتَ؟ أَنَا مِنَ الْيَمَنِ
Apa bahasamu ? Bahasa saya bahasa Arab
ما لُغَتُكَ؟ لُغَتِيْ الْعَرَبِيَّةُ
Dimana Bapakmu ? Bapak saya di Yaman
أَيْنَ أَبُوْكَ؟ أَبِيْ فِيْ الْيَمَنِ
Dimana Ibumu ? Ibu saya juga di Yaman
أَيْنَ أُمُّكَ؟ أُمِّيْ أَيْضًا فِيْ الْيَمَنِ
Apakah kamu mempunyai saudara (lk) ? Ya, saya mempunyai satu saudara (lk)
أَلَكَ أَخٌ؟ نَعَمْ , لِيْ أَخً وَا حِدٌ
Apakah kamu mempunyai saudara (pr) ? ya, saya mempunyai satu saudara (pr)
ألك أختٌ؟ نعم , لِيْ أُخْتٌ وَاحِدَةٌ
Apakah kamu mempunyai mobil? Tidak, saya tidak mempunyai mobil
أَعِنْدَكَ سَيَّارَةٌ؟ لاَ, مَا عِنْدِيْ سَيَّا رَةٌ
Apakaha kamu mempunyai sepeda? Benar saya mempunyai sepeda
أَعِنْدَكَ دَرَّاجَةٌ؟ نَعَمْ , عِنْدِيْ دَرَّاجَةٌ
Apakah kamu mempunyai pena? Benar, saya mempunyai pena
أَعِنْدِكَ قَلَمٌ؟ نَعَمْ, عِنْدِيْ فَلَمٌ
Apakah kamu mempuyai buku catatan? Tidak, saya tidak punya buku catatan
أَعِنْدَكَ دَفْتَرٌ؟ لا, مَا عِنْدِيْ دَفْتَرٌ
Apakah bapakmu pedagang? Tidak, dia adalah Insinyur
أَأَبُوْكَ تَاجِرٌ؟ لا, هو مُهَنْدِسٌ


2.

مِنْ أَيْنَ مُحَمَّدٌ؟ هُوَ مِنَ الْهِنْدِ
مَا لُغَتُهُ؟ لُغَتُهُ الأُرْدِيَّةُ
أَيْنَ أبُوْهُ؟ أَبُوْهُ فِيْ الْكُوًيْتِ, هُوَ طَبِيْبٌ شَهِيْرٌ
أَيْنَ أُمُّهُ؟ أُمُّهُ أَيْضًا فِيْ الكُوَيْتِ
من أين حَمْزَةُ؟ هو مِنَ الْيَابَانِ
مَا لُغَتُهُ؟ لُغَتُهُ الْيَابَانِيَةُ
أين أبوه ؟ أبوه في اليابان
أين زَيْنَبُ؟ هِيَ فِيْ الْعِرَاقِ
أين زَوْجُهَا؟ هُوَ أيضًا في الْعِرَاقِ
أَزَوْجُهَا مُدَرِّسٌ؟ لا, زوجها مهندسٌ



3.
هَذِهِ البِنْتُ طَالِبَةٌ. اِسْمُهَا زَيْنَبُ.
Anak ini adalah mahasiswi. Namanya Zainab
Mb-b-k. mb/m-mi-k
مُحَمَّدٌ طَبِيْبٌ. وَابْنُهُ مُهَنْدِسٌ.
Muhammad adalah seorang dokter. Dan putranya adalah seorang insyinyur
Mb-k. a-mb/m-mi-k
هَذَا الرَّجُلُ تَاجِرٌ كَبِيْرٌ. اِسْمُهُ عَبْدُ اللهِ.
Pria ini adalah pedagang besar. Namanya Abdullah
Mb-b-k/mu-na. mb/m-mi-k/m-mi
آمِنَةُ فِيْ الغُرْفَةِ وَأُمُّهَا فِيْ المَطْبَخِ.
Aminah di kamar dan ibunya di dapur
Mb-(hj-im)/jm/sj/k-a-mb/m-mi-(hj-im)/jm/sj/k
عَائِشَةُ طَبِيْبَةٌ وَ أُخْتُهَا مُمَرِّضَةٌ.
Aisyah mahasiswi dan saudaranya perawat.
Mb-k. a-mb/m-mi-k


4.

كِتَابٌ — هَذَا كِتَابِيْ — هَذَا كِتَابُكَ — هَذَا كِتَابُهُ — هَذَا كِتَابُهَا

سَرِيْرٌ — هَذَا سَرِيْرِيْ — هَذَا سَرِيْرُكَ — هَذَا سَرِيْرُهُ — هَذَا سَرِيْرُهَا

اِسْمٌ — هَذَا اِسْمِيْ — هَذَا اِسْمُكَ — هَذَا اِسْمُهُ — هَذَا اِسْمُهَا

منديلٌ — هَذَا منديلِيْ — هَذَا منديلُكَ — هَذَا منديلُهُ — هَذَا منديلُهَا

ابْنٌ — هَذَا ابْنِيْ — هَذَا ابْنُكَ — هَذَا ابْنُهُ — هَذَا ابْنُهَا

سيّارةٌ — هَذِهِ سيّارتِيْ — هَذِهِ سيّارتُكَ — هَذِهِ سيّارتُهُ — هَذِهِ سيّارتُهَا

مفتاحٌ — هَذَا مفتاحِيْ — هَذَا مفتاحُكَ — هَذَا مفتاحُهُ — هَذَا مفتاحُهَا

يدٌ — هَذِهِ يدِيْ — هَذِهِ يدُكَ — هَذِهِ يدُهُ — هَذِهِ يدُهَا



5.لي أخْتٌ واحدة
Saya memiliki satu saudara perempuan
(hj-im)/jm/sj/k-mb/mu-na

أَلَكَ أَخٌ؟ لاَ، ما لِي أَخٌ
Apakah kamu memilik saudara laki2? Tidak saya tidak punya saudara laki2
Hjwb, hfn-(hj-im)/jm/sj/k-mb

اُخْتِي لَهَا طِفْلٌ صغيرٌ
Saudara perempuanku dia memiliki anak yang kecil
Mb/m-mi-k((hj-im)/jm/sj/k-mb/mu-na)
Kita bahas:
Jadi ada 2 kalimat , kalimat pertama mb = اُخْتِي, k = لَهَا طِفْلٌ صغيرٌ
Kalimat kedua, k = لَهَا, mb = طِفْلٌ, na = صغيرٌ

زَمِيْلي له أخٌ و أُخْتٌ
Temanku dia (lk) memiliki saudara laki2 dan saudara perempuan
Mb/m-mi-k((hj-im)/jm/sj/k-mb-a-ma’thuf ala أخ)


6.
a. Telah keluar Hamid bersama Khalid
خَرَجَ حَامِدٌ مَعَ خَالِدٍ
Fi-fa-z-mi
b. Telah pergi dokter bersama Insinyur
ذَهَبَ الطَّبِيْبُ مَعَ المُهَنْدِسِ
Fi-fa-z-mi
c. Telah duduk guru bersama direktur/kep sek
جَلَسَ المُدَرِّسُ مَعَ المُدِيْرِ
Fi-fa-z-mi
d. Siapa yang bersamamu Ya ali? Bersama saya temanku
مَنْ مَعَكَ يَاعَلِيًّ؟ مَعِيْ زَمِيْلِيْ
z/k-mi-mb/m-mi
e. Aminah bersamanya suaminya
آمِنَةُ مَعَهَا زَوْجُهَا
Mb-k(z/k-mi-mb/m-mi)
f. Telah keluar bapakku dari rumah. Siapa yang telah keluar bersamanya? Telah keluar bersamanya pamanku
خَرَجَ أَبِيْ مِنَ الْبَيْتِ. مَنْ خَرَجَ مَعَهُ؟ خَرَجَ مَعَهُ عَمِّيْ
خَرَجَ أَبِيْ مِنَ الْبَيْتِ.

Fi-fa/m-mi-hj-im
خَرَجَ مَعَهُ عَمِّيْ
Fi-fa(mustatirun)-z/k-mi-mb/m-mi


7.
أَبِيْ و أُمِّيْ فِيْ الْبَيْتِ
Bapak saya dan Ibu saya di rumah
Mb/m-mi-a-ma’thuf ala أب/m-mi-(hj-im)/jm/sj/k
أَيْنَ أُبُوْكَ يَا حَامِدٌ؟ ذَهَبَ إِلَى السُّوْقِ
Dimana bapakmu, ya Hamid? telah pergi dia ke pasar
Fi-fa(mustatirun.taqdiruhu هو)-hj-im
أَأَخُوْكَ طَبِيْبٌ ؟ لا، هو مُدَرِّسٌ
Apakah saudara laki2mu dokter? Tidak, dia guru
Hjwb.mb-k
زَيْنَبُ فِيْ الرِّيَاضِ. أَخُوْهَا فِيْ الطَّائِفِ و أَبُوْهَا فِيْ الْمَدِيْنَةِ الْمُنَوَرَةِ
Zainab di Riyadh. Saudara laki2nya di Thaif dan bapaknya di Madinah Almunawarah
Mb-(hj-im)/jm/sj/k. mb/m-mi-(hj-im)/jm/sj/k-a-mb/m-mi-(hj-im/mu)/jm/sj/k-na
هَذَا الطَّالِبُ أَبُوْهُ وَ زِيْرٌ وَأَخُوْهُ تَاجِرٌ كَبِيْرٌ.
Murid ini bapaknya menteri dan saudara laki2nya pedagang besar
Mb-b-k(mb/m-mi-k-a-mb/m-mi-k/mu-na)
ذَهَبَ أَخِيْ إِلَى الْمُدْرَسَةِ وَ ذَهَبَ أَبِيْ إِلَى الْجَامِعَةِ.
Telah pergi saudara laki2ku ke sekolah dan telah pergi bapakku ke universitas
Fi-fa/m-mi-hj-im-a-fi-fa/m-mi-hj-im


8.خَالِدٌ, حَمْزَةُ, عَمَّارٌ, أَنَسٌ, مُعَاوِيَةُ, حَامِدٌ, أُسَامَةُ, عِكْرَمَةُ, عَبَّاسٌ, مُحَمَّدٌ, طَلْحَةُ

Categories: Book I, Materi 10 | Tags: , , , , | Leave a comment

Pelajaran Kesepuluh Part.2 (Buku I)

Kali ini kita akan membahas percakapan pada buku Madina Arabic halaman 54 s.d. 56
Sekarang coba perhatikan (baca dan terjemahkan) percakapan pada gambar di bawah ini:

Bagaimana? Mudah?
Kita bahas y….
حامد : مَنْ أَنْتَ؟
Siapa kamu?
محمد: أَنَا طَالِبٌ باِلْجَامِعَةِ
Saya mahasiswa di Universitas
Mb-k-hj-im
حامد : أَأَنْتَ طَالِبٌ جَدِيْدٌ؟
Apakah kamu mahasiswa yang baru?
محمد: نَعَمْ. أَنَا طَالِيْبٌ جَدِيْدٌ
Benar, saya mahasiswa yang baru
Hjwb. Mb-k/mu-na
حامد: مِنْ أَيْنَ أَنْتَ؟
Dari mana asal kamu?
محمد: أَنَا مِنَ الْهِنْدِ
Saya dari India
Mb-(hj-im)/jm/sj/k
حامد : مَااسْمُكَ؟
Siapa nama kamu
اسْمُكَ ada berapa kata? Ada dua. Yaitu اسْمُ dan كَ
محمد: اِسْمِيْ مُحَمَّدٌ
Nama saya Muhammad
اِسْمِيْ ada berapa kata? Ada dua, yaitu اِسْمِ dan يْ
Mb/m-mi-k
حامد : وَمَنْ هَذَا الفَتَى الَّذِيْ مَعَكَ؟
Dan siapa Pemuda ini yang bersama kamu ?
محمد: هُوَ زَمِيْلِىْ
Dia teman kelasku (my mate)
Mb-k/m-mi
حامد : أَهُوَ أَيْضًا مِنَ الْهِنْدِ؟
Apakah dia juga dari India?
يْضًا = juga
محمد: لا .هُوَ مِنَ الْيَابَانِ
Tidak dia (lk) dari Jepang
Hjwb. Mb-(hj-im)/jm/sj/k
حامد : مَااسْمُهُ؟
Siapa nama dia ?
محمد: اِسْمُهُ حَمْزَةُ
Nama dia Hamzah
Mengapa حَمْزَةُ? Bukan حَمْزَةٌ. Karena diptote
Mb/m-mi-k
حامد : مَا لُغَتُكَ يَا مُحَمَّدُ؟
Apa bahasamu ya Muhammad ?
Mengapa يَا مُحَمَّدُ? Bukan يَا مُحَمَّدٌ? Karena ada harf nida يَا. Semua isim yang diawali harf nida, tidak mempunyai Al ataupun tanwin.
محمد: لُغَتِيْ الأُرْدِيَّةُ
Bahasa saya Urdu
Mb/m-mi-k.
حامد : أهِيَ لُغَةٌ سَهْلَةٌ؟
Apakah ia bahasa yang mudah?
Mengapa memakai هِيَ? Karena merujuk pada الأُرْدِيَّةُ yang bergender muannats. Cirinya diakhiri ta’ marbuthoh
محمد: نَعَمْ. هِيَ لُغَةٌ سَهْلَةٌ
Benar ia bahasa yang mudah
Hjwb. Mb-k/mu-na
حامد : وَحَمْزَةُ، مَا لُغَتُهُ؟
Dan Hamzah apa bahasa dia?
Mengapa لُغَتُهُ? Karena Hamid bertanya pada muhammad, sehingga memakai هُ (kata ganti orang ketiga).
محمد: لُغَتُهُ اليَابَانِيَّةُ، وَهِيَ لُغَةٌ صَعْبَةٌ
Bahasa dia bahasa Jepang, dan ia bahasa yang sulit
Mb/m-mi-k, a-mb-k/mu-na
حامد : أَينَ أَبُوْكَ يَامُحَمَّدُ؟
Dimana Bapakmu ya Muhammad?
Perhatikan أَبُوْكَ. Ada penambahan huruf waw di antara أب dan ك
محمد: أَبِيْ فِيْ الكُوَيْتِ.هُوَ طَبِيْبٌ شَهِيْرٌ
Bapakku di Kuwait, Dia dokter yang terkenal
Ada berapa kata di أَبِيْ? Ada 2 yaitu أب dan يْ. Dan tidak ada penambahan huruf waw di antara mereka…
Mb/m-mi-(hj-im)/jm/sj/k. mb-k/mu-na
حامد : وأين أُمُّكَ؟
Dan dimana Ibumu?
أُمُّكَ ada 2 kata yaitu أُمُّ dan كَ. Dan tidak ada penambahan huruf waw di antara mereka.
محمد: هِيَ أَيْضًا فِيْ الْكُوَيْتِ مَعَ أَبِيْ . هِيَ مُدَرِّسَةٌ هُنَاكَ
Dia juga di Kuwait bersama bapakku. Dia guru disana
Mb-xxx-(hj-im)/jm/sj/k-z-mi/m-mi. mb-k-z
أَيْضًا berarti “juga”/“also”. Ia manshub, dan kita belum membahasnya. Kita Cuma mengenalkannya. Biar penasaran. hehe
حامد : أذَهَبْتَ إلَى الْكُوَيْتِ يَا مُحَمَّدُ؟
Apakah engkau telah pergi ke Kuwait ya Muhammad ?
محمد: نعم ذَهَبْتُ
Benar, saya telah pergi
Hjw. Fi-fa
حامد : وَ زَمِيْلُكَ، أَيْنَ أَبُوْهُ؟
Dan teman kelas mu, dimana bapaknya?
محمد: أَبُوْهُ فِيْ الْيَابَانِ. هُوَ تَاجِرٌ كَبِيْرٌ
Bapaknya di Jepang. Dia pedagang yang besar
Mb/m-mi-(hj-im)/jm/sj/k. mb-k/mu-na
حامد : أَلَكَ أَخٌ يَا مُحَمَّدُ؟
Apakah kamu mempunyai saudara laki2 ya Muhammad?

محمد: نَعَمْ. لِيْ أَخٌ وَاحِدٌ، اِسْمُهُ أُ سَامَةُ،وَهُوَ مَعِيْ هُنَا فِيْ الْمَدِيْنَةِ المُنَوَّرَةِ
Benar, saya mempunyai satu saudara laki2. Namanya Usamah, dan dia bersamaku di Madinah Al-munawarah
Hjwb. (Hj-im)/jm/sj/k-mb/mu-na. mb/m-mi-k. a-mb-z/sj/k-mi-z-hj-im/mu-na.
Bingung tidak?
لِيْ أَخٌ وَاحِدٌ = (Hj-im)/jm/sj/k-mb/mu-na.
Perhatikan bahwa لِيْ adalah jarmajrur. Dan ia adalah syibhu jumlah. Syibhu jumlah, tempatnya dimana saja, ia tidak akan pernah menjadi mubtada. Sehingga, dalam kasus ini ia menjadi khabar. Dan mubtadanya adalah أَخٌ. Sedangkan وَاحِدٌ adalah na’at dari أَخٌ. Insyaallah akan dibahas lebih lanjut di pelajaran selanjutnya. Dan khabar tersebut dinamakan khabar muqadam (khabar mendahului mubtada)
وَهُوَ مَعِيْ هُنَا فِيْ الْمَدِيْنَةِ المُنَوَّرَةِ
وَ = a, هُوَ = mb, مَعِ = z/sj/k, يْ = mi, هُنَا = z, فِيْ = hj, الْمَدِيْنَةِ = im/mu, المُنَوَّرَةِ = na
Jelas kan?
وَلِيْ أُخْتٌ وَاحِدَةٌ اِسْمُهَا زَيْنَبُ، وَهِيَ فِيْ الْعِرَاقِ مَعَ زَوْجِهَا. زَوْجُهَا مُهَنْدِسٌ
Dan saya mempunyai satu saudara perempuan namanya Zainab. Dan dia di Irak bersama Suaminya. Suaminya insyinyur.
A-(Hj-im)/jm/sj/k-mb/mu-na. mb/m-mi-k. a-mb-(hj-im)/jm/sj/k-z-mi/m-mi.mb/m-mi-k.
Saya akan membahas ini saja dech..
وَهِيَ فِيْ الْعِرَاقِ مَعَ زَوْجِهَا
وَ = a, هِيَ = mb, فِيْ الْعِرَاقِ = (hj-im)/jm/sj/k, مَعَ = z, زَوْجِ = mi/m, هَا = mi
Mengapa pada kalimat di atas ditulis زَوْجِهَا, sedangkan pada kalimat setelahnya ditulis زَوْجُهَا? Jelas, karena pada kalimat di atas, ia sebagai mudhaf ilaih sehingga majrur. Sedangkan pada kalimat selanjutnya ia bertindak sebagai mubtada, sehingga marfu.
حامد : أعِنْدَكَ سَيَّارَةٌ يَا أَخِيْ؟
Apakah kamu mempunyai Mobil ya Saudaraku?
محمد: لا. مَا عِنْدِيْ سَيَّارَةٌ. عِنْدِيْ دَرَّاجَةٌ. حَمْزَةُ، عِنْدَهُ سَيَّارَةٌ
Tidak, Saya tidak mempunyai mobil. Saya mempunyai sepeda. Hamzah, dia mempunyai mobil
Hjwb. Hn(harf naïf)-z/sj/k-mi-mb. z/sj/k-mi-mb. Mb-k(z/sj/k-mi-mb)
Mari kita perjelas.
مَا عِنْدِيْ سَيَّارَةٌ
مَا = hn (harf naïf), عِنْدِ = z/sj/k, يْ = mi, سَيَّارَةٌ = mb
حَمْزَةُ عِنْدَهُ سَيَّارَةٌ
حَمْزَةُ = mb, عِنْدَهُ سَيَّارَةٌ = k. Nah, selamat anda menemui bentuk khabar baru yaitu jumlah ismiyah.

Kita telah belajar macam bentuk khabar, di antaranya.
1. Satu kata, maka ia marfu
2. jarmajrur
3. zarf
4. jumlah ismiyah
5. insyallah akan segera Anda temui.. waspadalah… waspadalah..
Dan di khabar tersebut masih perlu diirob lagi yaitu عِنْدَ = z/sj/k, هُ = mi, سَيَّارَةٌ =mb


Akhirnya selesai juga.. panjang bener….
Yuk kita tutup dengan doa penutup majlis
سُبْحَانَكَ اللهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَن لاَّ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

Categories: Book I, Materi 10 | Tags: , , , , | Leave a comment

Pelajaran Kesepuluh Part.1 (Buku I)

Pertama,
     Kita akan memperdalam penggunaan kata milik : ي, هَا, هُ, كَ
كِتَابُكَ = Kitab-u-ka (your book). Disini “your” bergender maskulin dan berjumlah 1 (masculine singular)
كِتَابُهُ = Kitab-u-hu (his book)
كِتَابُهَا = Kitab-u-haa (her book)
كِتَابِيْ = Kitab-i (my book)


Kedua,
     Kita telah mengetahui bahwa “your book” bahasa arabnya adalah كِتَابُكَ dan “his book” adalah كِتَابُهُ. Akan tetapi, sedikit berbeda dengan kata “father” أَبٌ dan “brother” أَخٌ. “your brother” ditulis أَخُوْكَ, bukan أَخُكَ. Begitu juga dengan “his father”, ditulis أَبُوْهُ, bukan أَبُهُ. Jadi ada penambahan huruf و di antara mudhaf dan mudhaf ilaih.
     Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh di bawah ini
“Muhammad’s house” بَيْتُ مُحَمَّدٍ
Tapi, “Muhammad’s father” أَبُوْ مُحَمَّدٍ
And “Muhammad’s brother” أَخُوْ مُحَمَّدٍ
     Akan tetapi, “my father” dan “My brother” tidak perlu ditambahi waw, sehingga أَخِيْ,أَبِيْ
     Isim yang ditambah extra waw jika mereka menjadi mudhaf hanya ada 4. Kita telah belajar 2, dan kita akan belajar 2 -yaitu أَبٌ dan أَخٌ- yang lainnya di materi selanjutnya, insyaallah…


Ketiga,
     عِنْدَ berarti “with”/bersama. Akan tetapi, bisa berarti juga “to have”/memiliki. Contohnya:
أَعِنْدَكَ قَلَمٌ؟ “have you a pen?” apakah kamu punya sebuah pena? (secara bahasa diartikan “is there a pen with you?”)


Keempat,
     Pada Pelajaran sebelumnya diperlihatkan bahwa لِ yang berarti “belonging to” jika digabung dengan dhomir maka ia akan berharakat fathah (لَ), seperti لَكَ “belonging to you”, لَهُ “belongs to him”, لَهَا “belongs to her”. Akan tetapi لِيْ “belongs to me”, ia berharokat kasroh


Kelima,
     Apa perbedaan لِ dengan عِنْدَ?
لِيْ أخٌ berarti “Saya mempunyai seorang saudara laki2”, secara bahasa “a brother belongs to me”
لِيْ فَمٌ berarti “saya mempunyai sebuah mulut”, secara bahasa “a mouth belongs to me”.
     Akan salah jika dikatakan عندِي أخٌ atau عندي فمٌ . hal ini dikarenakan عِنْدَ digunakan untuk benda yang bersifat terpisah “separable”. Dan relasi dan bagian tubuh tidak termasuk. Insyaallah anda akan mengerti di kemudian hari jika anda terus berlatih. Semangat.


Keenam,
     Kita telah belajar bahwa nama perempuan tidak memiliki tanwin (pada huruf terakhinya), misalnya آمِنَةُ dan مَرْيَمُ. Dan juga, nama laki-laki yang berakhiran ta’ marbuthoh ة juga tidak memiliki tanwin. Contohnya حَمْزَةُ , أُسَامَةُ , مُعَاوِيَةُ


Ketujuh,
     مَعَ artinya “bersama”. Untuk memahami perbedaan مَعَ dengan عِنْدَ, ingatlah jika anda berkata:
الْمُدَرِّسُ عِنْدَ الْمُدِيْرِ
Yang berarti “Guru itu bersama dengan direktur (kepala sekolah)”. Kalimat tersebut mempunyai maksud “Guru itu telah pergi ke kantor kepala sekolah dan ia bersama dengannya di sana.
Sedangkan kalimat:
الْمُدَرِّسُ مَعَ الْمُديْرِ
Tidak memiliki batasan. Dia(guru) bersama dengan kepsek bisa dimana saja


Kedelapan,
بِالجَامِعَةِ “at the university”, بِ berarti “at”,”in”.
الجَامِعَةُ الإِسْلَا مِيَّةُ بِالْمَدِ يْنَةِ مُنَوَّرَةِ memiliki arti “Islamic University at Madinah Munawarah “


Kesembilan,
     Apa pelajaran pertama kita telah belajar bahwa مَا berarti “what”/apa. Kata ini bisa juga digunakan sebagai negative partikel. Sehingga مَا عِنْدِيْ سَيَّارَةُ berarti “I don’t have a car”,”I have no car”. Dan dia adalah harfun nafi’(meniadakan).kita menyingkatnya “hfn”.
Contoh:
أعِنْدَك قَلَمٌ؟ نَعَمْ, عِنْدِيْ قَلَمٌ
Apakah kamu mempunyai pena? Ya. Saya mempunyai pena.
أعِنْدَك قَلَمٌ؟ لا, مَا عِنْدِيْ قَلَمٌ
Apakah kamu mempunyai pena? Tidak. Saya tidak mempunyai pena.

Categories: Materi 10 | Tags: , , , , | Leave a comment

Latihan Soal Pelajaran 9 Part. 2 (Buku I)



1. Beri harokat, terjemahkan, irob

أين المدرس؟
هو في الفصل.
وأين المدرس الجديد؟
هو عند المدير
أين الطالب الجديد؟
ذهب إلى المكتبة
من ذلك الرجل الطويل الذي خرج الآن من المدرسة؟
هو الْمدير الجديد
من ذلك الرجل الطويل الذي خرج الآنَ من الفصل؟
هو ابن المدير الجديدِ



2. Beri harokat, terjemah, irob

لمن تلك السيارة الْجميلة؟
هي للمدير الجديدِ.
لمن هذا الكتاب الكبير؟ أهو للمدرس؟
لا. هوللطالب الجديد.
أين الملعقة الصغيرة؟
هي في الكوب.
أين الكرسي المكسور؟
هو هناك



3. Beri harokat, terjemah, irob

الطبيب الجديد في المستشفى والطبيب القديم في المستوصف.
القلم المكسور على المكتاب.
المروحة الجديدة في الغرفة الكبيرة.
اللغة العربية سهلة.
الولد الطويل الذي خرج من الفصل الآن طالب من الكويت



4. Beri harokat, terjemah, irob

أنا في المدرسة الثانوية
ذهب الرجل الفقير إلى الوزير
جلس الطالب الجديد خلف حامد
السكين الكبير حاد جدا
من هذا الولد القصير؟ هوابن المدرس الجديد



5. Ubahlah ke dalam bahasa arab, jangan lupa harokatnya.
a. Di mana guru baru?
b. Pedagang besar (itu) di pasar.
c. Saya mahasiswa lama.
d. Telah duduk mahasiswa baru di belakang muhammad.
e. Siapa anak yang tinggi yang telah keluar sekarang dari kelas?
f. Amar adalah anak yang pendek
g. Faisal dokter terkenal
h. Milik siapa ranjang patah ini?
i. Ini pena patah
j. Dimana pisau tajam?
k. Milik siapa mobil indah ini?


6. Berilah harokat, terjemah dan irobnya

الطالب الذي خرج من الفصل الآن من إندونيْسيا
الكتاب الذي على المكتب للمدرس
لمن هذا القلم الجميل الذي على المكتب؟
البيت الكبير الذي في ذلك الشارع للوزير
السريرالذي في غرفة خالد مكسور

















































1.
أينَ الْمُدَرِّسُ؟
Dimana Guru?
هو فِيْ الْفَصْلِ.
Dia di kelas
Mb-(hj-im)/jm/sj/k
وأين المدرسُ الْجَدِيْدُ؟
Dan dimana guru baru?
هو عِنْدَ الْمُدِيْرِ
Dia bersama kepsek
Mb-Z-mi
أين الطَّالِبُ الْجَدِيْدُ؟
Dimana mahasiswa baru?
ذَهَبَ إلىَ المَكْتَبَةِ.
Dia telah pergi ke perpustakaan
Fi-fa-hj-im
Failnya mustatir. Karena ذَهَبَ digunakan untuk هو maka kita menyebutnya “al-fail mustatirun, taqdiruhu huwa” الفَاعِلُ مُسْتَتِيْرٌ, تَقْدِيْرُهُ هُوَ. Tapi karena panjang, saya nulisnya tetap “fa” aja ya…
مَنْ ذلِكَ الرَّجلُ الطَّوِيْلُ الَّذِيْ خَرَجَ الآنَ مِنَ الْمَدْرَسَةِ؟
Siapa laki-laiki tinggi itu yang telah keluar sekarang dari sekolah?
هو الْمُدِيْرُ الْجَدِيْدُ
Dia guru baru
Mb-k/mu-na
مَنْ ذلِكَ الرَّجلُ الطَّوِيْلُ الَّذِيْ خَرَجَ الآنَ مِنَ الْفَصْلِ؟
Siapa laki-laki tinggi itu yang telah keluar sekarang dari kelas?
هو ابنُ الْمُدِيْرِ الْجَدِيْدِ
Dia anaknya kepsek yang baru
Mb-k/m-mi/mu-na


2.
لِمَنْ تلك السَّيَارَةُ الْجَمِيْلَةُ؟
Milik siapa mobil indah itu?
هو لِلْمُدِيْرِ الْجَدِيْدِ.
Dia milik kepsek baru
Mb-(hj-im/mu)/jm/sj/k-na
لِمَنْ هذا الْكِتَابُ الْكَبِيْرُ؟ أَهُوَ لِلْمُدَرِّسِ؟
Milik siapa buku yang besar ini? apakah dia milik guru?
لا. هولِلْطَالِبِ الْجَدِيْدِ.
Bukan. Dia milik mahasiswa baru
Hrf jwab. Mb-(hj-im/mu)/jm/sj/k-na
أين الْمِلْعَقَةُ الْصَغِيْرَةُ؟
Dimana sendok kecil?
هِيَ فِيْ الكُوْبِ.
Dia di cangkir
Mb-(hj-im)/jm/sj/k
أين الْكُرْسِيُّ الْمَكْسُوْرُ؟
Dimana kursi yang patah?
هو هُنَاكَ
Dia di sana
Mb-z/sj/k


3.
الطَبِيْبُ الجَدِيْدُ فِيْ الْمُسْتَشْفَى وَالطَّبِيْبُ الْقَدِيْمُ فِيْ الْمُسْتَوْصَفِ
Dokter baru di rumah sakit dan dokter lama di klinik
Mb/mu-na-(hj-im)/jm/sj/k-a- Mb/mu-na-(hj-im)/jm/sj/k
القَلَمُ المَكْسُوْرُ عَلَى المَكْتَابِ
Penah patah di atas meja
Mb/mu-na-(hj-im)/jm/sj/k
المِرْوَحَةُ الجَدِيْدَةُ فِيْ الغُرْفَةِ الْكَبِيْرَةِ
Kipas angin baru di ruang besar
Mb/mu-na-(hj-im/mu)/jm/sj/k-na
اللُغَةُ العَرَبِيَّةُ سَهْلَةٌ.
Bahasa Arab (itu) mudah
Mb/mu-na-k
الوَلَدُ الطَّوِيْلُ الَّذِيْ خَرَجَ مِنْ الْفَصْلِ الآنَ طَالِبٌ مِنْ الكُوَيْتِ
Anak yang tinggi yang telah keluar dari kelas sekarang adalah mahasiswa dari Kuwait.
Mb/mu-na1-na2/ima-sma(fi-fa-hj-im-z)-k-hj-im

Untuk lebih jelasnya
الوَلَدُ = mb/mu
الطَّوِيْلُ = na1 (Naat pertama)
الَّذِيْ = na2 (naat kedua)/ ima
خَرَجَ مِنْ الْفَصْلِ الآنَ = sma
خَرَجَ = fi
alFail mustatirun, taqdiruhu huwa
مِنْ = hj
الْفَصْلِ = im
الآنَ = z
طَالِبٌ = k
مِنْ = hj
الكُوَيْتِ = im


4.
أَنَا فْيْ الْمَدْرَسَةِ الثَانَوِيَّةِ
Saya di SMA (high School)
Mb-(hj-im/mu)/jm/sj/k-na
Mungkin anda kaget kok المدرسة الثانوية diartikan SMA. Ya, المدرسة الثانوية diartikan dalam bahasa inggris, dapatnya memang high school.
ذَهَبَ الرَّجُلُ الفَقِيْرُ إلَى الْوَزِيْرِ
Telah pergi pria miskin ke menteri
Fi-fa/mu-na-hj-im
Jika anda menemukan jarmajrur di jumlah fi’liyah, tak perlu menyebut mereka syibhu jumlah. Karena syibhu jumlah adanya hanya di jumlah ismiyah.
جَلَسَ الطَّالِبُ الْجَدِيْدُ خَلْفَ حَامِدٍ
Telah duduk mahasiswa baru di belakang Hamid
Fi-fa/mu-na-z-mi
السَّكِيْنُ الْكَبِيْرُ حَادٌّ جِدًا
Pisau besar (itu) tajam sekali
Mb/mu-na-k-xxxx
مَنْ هَذَا الوَلَدُ الْقَصِيْرُ؟ هُوَابْنُ الْمُدَرِّسِ الْجَدِيْدِ
Siapa anak pendek ini? dia anaknya guru baru
Mb-k/m-mi/mu-na


5.
a. أَيْنَ المُدَرِسُ الجَدِيْدُ؟
b. التَاجِرُ الكَبِيْرُ فِيْ السُوْقِ
c. أَنَا طَالِبٌ قَدِيْمٌ
d. جَلَسَ الطَالِبُ الجَدِيْدُ خَلْفَ مُحَمَّدٍ
e. مَنِ الوَلَدُ الطَّوِيْلُ الَّذِيْ خَرَجَ الآنَ مِنَ الفَصْلِ؟
Perhatikan مَنْ + isim ber-Al ( الوَلَدُ ) maka menjadi مَنِ الوَلَدُ
f. عَمَّارٌ وَلَدٌ قَصِيرٌ
Bisa juga عَمَّارٌ ابْنٌ قَصِيرٌ. Akan tetapi lebih pas yang pertama. Perbedaannya adalah وَلَدٌ = a boy, sedangkan ابْنٌ = son.
g. فَيْصَلٌ طَبِيْبٌ شَهِيْرٌ
h. لِمَنْ هَذَا السَّرِيْرُ المَكْسُوْرُ؟
i. هَذَا قَلَمٌ مَكْسُوْرٌ
j. أَيْنَ السّكِيْنُ الحَادُ؟
k. لِمَنْ هَذَا السَّيَّارَةُ الجَمِيْلَةُ؟


6.
a. الطَّالِبُ الَّذِيْ خَرَجَ مِنَ الْفَصْلِ الآنَ مِنْ إِنْدُوْنِيْسِيَا
Mahasiswa yang telah keluar dari kelas sekarang dari Indonesia
Mb/mu-na/ima-isma(fi-fa-hj-im-z)-(hj-im)/jm/sj/k
b. الكِتَابُ الَّذِي عَلَى المَكْتَبِ لِلْمُدَرِّسِ
Buku yang di atas meja milik guru
Mb/mu-na/ima-isma(hj-im)-(hj-im)/jm/sj/k
c. لِمَنْ هَذَا الْقَلَمُ الْجَمِيْلُ الَّذِيْ عَلَى الْمَكْتَبِ؟
Milik siapa pena indah yang di atas meja ini?
d. البَيْتُ الْكَبِيْرُ الَّذِيْ فِيْ ذَلِكَ الشَّارِعِ لِلْوَزِيْرِ
Rumah besar yang di jalan itu milik menteri
Mb/mu-na1-na2/ima-isma(hj-im-b)-(hj-im)/jm/sj/k
Bingung tidak? Ini sebagai penjelasannya:
البَيْتُ = mb/mu
الْكَبِيْرُ = na1
الَّذِيْ = na2/ima
فِيْ ذَلِكَ الشَّارِعِ = isma
لِلْوَزِيْرِ = k
lalu
فِيْ = hj
ذَلِكَ = im
الشَّارِعِ = badal!. Karena yang di –badal-i majrur, maka badal harus majrur
e. السَّرِيْرُالَّذِيْ فِيْ غُرْفَةِ خَالِدٍ مَكْسُوْرٌ
Mb/mu-na/ima-isma(hj-im/m-mi)-k

Categories: Book I, Materi 9 | Tags: , , , , , | Leave a comment

Pelajaran Kesembilan part. 2 (Buku I)

Pertama,
Perhatikan kalinat di bawah ini.
هو ابنُ الْمُدِيْرِ الْجَدِيْدِ
bagaimana artinya? Dia adalah anak kepsek yang baru. Yang baru siapa? Anak kepsek apa kepsek?
Perhatikan pada الْجَدِيْدِ . dia majrur. Selain dia, adakah yang majrur? Ada yaitu الْمُدِيْرِ. Dan karena na’at dan man’ut harus sama dalam 4 hal, maka dapat dipastikan bahwa yang baru adalah kepseknya.
Lalu bagaimana jika yang baru adalah anaknya (walau secara nalar lucu)? Jawabnya adalah هو ابنُ الْمُدِيْرِ الْجَدِيْدُ. Ya. Hanya dengan mengubah bentuk majrur menjadi marfu, maka akan mengubah arti. Sekrang kita analisis
Apakah الْجَدِيْدُ dan ابنُ keduanya sama-sama marfu? ya. Karena diakhiri dhommah.
Apakah الْجَدِيْدُ dan ابنُ keduanya sama gendernya? Ya. Sama-sama mudzakkar.
Apakah الْجَدِيْدُ dan ابنُ keduanya sama dalam hal number? Ya. Keduanya sama-sama mufrad yaitu berjumlah 1 orang(dan kita belum membahas hal ini.)
Apakah الْجَدِيْدُ dan ابنُ keduanya sama-sama ma’rifah? Kalo الْجَدِيْدُ jelas ma’rifah, tandanya adalah didahului alif lam, sedangkan ابنُ apakah ia ma’rifah? Jawabnya adalah iya. Apa tandanya?
Begini… status ma’rifah atau nakiroh sebuah mudhaf ditentukan dengan status ma’rifah atau nakiroh mudhaf ilaih…
Mudhaf akan ma’rifah jika mudhaf ilaihnya ma’rifah. Begitu juga sebaliknya Mudhaf akan nakiroh jika mudhaf ilaihnya nakiroh. Karena dalam kalimat di atas mudhaf ilaihnya الْمُدِيْرِ ma’rifah, maka mudhafnya ابنُ adalah ma’rifah. Sehingga benarlah bahwa الْجَدِيْدُ adalah naat untuk ابنُ.
Yuk kita lihat perbedaan irobnya:
هو ابنُ الْمُدِيْرِ الْجَدِيْدِ = mb-k/m-mi/mu-na
هو ابنُ الْمُدِيْرِ الْجَدِيْدُ = mb-k/mu/m-mi-na

Dan akhirnya kita menemukan khabar yang ma’rifah setelah selama ini dicekoki bahwa khabar selalu nakiroh.

Perhatikan kalimat ini:
هُوَ الْمُدِيْرُ الْجَدِيْدُ
Yang artinya : He is the new teacher.
Irobnya: mb-k/mu-na.
Perhatikan khabarnya. Khabarnya Ma’rifah.

Semoga Anda tidak bingung.


Kedua,
ISIM MAUSHUL (Kata Sambung) ‘الاِسمُ المَوْصُولُ
adalah Isim yang berfungsi untuk menghubungkan beberapa kalimat / pokok pikiran menjadi satu kalimat. Dalam bahasa Indonesia, Kata Sambung semacam ini diwakili oleh kata: “yang”/”who”/”which”.
Sebelumnya kita sudah mengenal اِسْمُ الإشَرَةِ( Kata penunjuk/demonstrative pronoun). Perhatikan penulisan الاِسمُ المَوْصُولُ dengan اِسْمُ الإشَرَةِ . Berbeda kan? Apa perbedaannya? اِسْمُ الإشَرَةِ bentuknya idhofah (mudhaf-mudhaf ilaih) sedangkan الاِسمُ المَوْصُولُ bentuknya na’at-man’ut.
Di mana saja ada الاِسمُ المَوْصُولُ maka ia akan diikuti oleh صِلَةُ المَوْصُوْلِ.
صِلَةُ المَوْصُوْلِ dapat berupa :
1) Satu kata
2) Satu kalimat
3) beberapa kata
صِلَةُ المَوصُولِ adalah sesuatu yang dihubungkan kepada isim mausul (الاِسمُ المَوْصُولُ)
Contoh: الطَّالِبُ الَّذِي خَرَجَ مِنَ الفَصْلِ الْأَنَ مِنْ إنْدُوْنِيْسِيَّا
الطَّلِبُ = mb/mu
الَّذِي = isim maushul (ima)/naat karena ia “menyifati”
خَرَجَ مِنَ الفَصْلِ الْأَنَ = shilatul maushul (sma)
مِنْ إنْدُوْنِيْسِيَّا = jm/sj/k(hj-im)
Perhatikan:
Jika ima dan sma dihilangkan maka akan menjadi :
الطَّالِبُ مِنْ إِنْدُوْنِيْسِيَا = Mb-k


Ketiga,
Kita telah belajar dhomir munfasil pada materi 4a. Dan dhomir munfasil itu selalu marfu dan ma’rifat. Dhomir termasuk isim (lihat materi 1), sehingga mengalami dun dan din. Sekarang kita mempelajari bentuk manshub dan majrur dari dhomir munfasil. Seperti nama perempuan, bentuk manshub dan majrur dari dhomir munfasil adalah sama. Dan ketika menjadi manshub atau majrur, dhomir tersebut tidak lagi kita sebut dhomir munfasil, tapi menjadi ضَمِيْرٌ مُتَّصِلٌ.
Berikut perbandingan bentuk-bentuk dari dhomir munfasil dengan dhomir muttasil:
ضمير متصل <— ضمير منفصل
هُ <— هُوَ
هُمَا <— هُمَا
هُمْ <— هُمْ
هَا <— هِىَ
هُمَا <— هُمَا
هُنَّ <— هُنَّ
كَ <— أنْتَ
كُمَا <— أنْتُمَا
كُمْ <— أنْتُمْ
كِ <— أنْتِ
كُمَا <— أنْتُمَا
كُنَّ <— أنْتُنَّ
يْ <— أَنَا
نَا <— نَحْنُ

Sampai pada materi ini, kita belum membahas kapan isim menjadi manshub walaupun ada beberapa yang sudah kita ketahui bentuk manshubnya. Sedangkan bentuk majrur, kita sudah mempelajarinya yaitu isim setelah harf jar dan isim tersebut adalah mudhaf ilaih.
Perhatikan tabel di bawah ini


Catatan:
Muhammad’s book = كتابُ محمدٍ. Mudhaf (كتاب)-mudhaf ilaih (محمدٍ).
His book = كتابه. Mudhaf (كتاب)-mudhaf ilaih (هُ).

From Muhammad = مِنْ محمدٍ. Harf jar (من)-isim majrur(محمدٍ).
From him = مِنْهُ. Harf jar (من)-isim majrur (هُ).

عند dan مع adalah zarf. With Muhammad = مع محمدٍ . zarf (مع)-mudhaf ilaih (محمد).
With him = معَهُ. Zarf (مع)-mudhaf ilaih (هُ).

Ingatlah rumus ini:
Isim + dhomir muttasil = mudhof-mudhof ilaih
Harf jar + dhomir muttasil = jarun wa majrurun
Zarf + dhomir muttasil = zarf-mudhof ilaih

Untuk هُ , هُمَا , هُمْ , هُمَا , هُنَّ pada huruf ه akan berharokat kasroh jika sebelumnya ada huruf berharokat kasroh (seperti pada في كتابِهِ) atau ada ya sukun (seperti pada فِيْهِ).

إلَى dan عَلَى akan menjadi إلَيْ dan عَلَيْ. Contoh : إلَيْهِ dan عَلَيْهِ
Jika bertemu يْ (ya mutakallim, pengganti أنا) maka kata yang berakhiran يْ (seperti في , على, إلى) akan menghasilkan يَّ. Seperti pada فيَّ, عليَّ, إليَّ)

لِ akan menjadi لَ. Contoh : لَهُ
لِ jika bertemu dengan ال, maka alif dari ال hilang. Contoh:
لِ + الإِمَامُ = لِلإِمَامِ
لِ + المُدَرِّسُ = لِلْمُدَرِّسِ

Untuk pembahasan lebih mendalam, insyaallah di materi-materi yang akan datang..

Categories: Book I, Materi 9 | Tags: , , , , | Leave a comment

Blog at WordPress.com. The Adventure Journal Theme.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.